Modul Payroll
Panduan lengkap untuk mengelola penggajian karyawan di Verto.
Overview
Modul Payroll mengelola gaji, tunjangan, potongan, kasbon, dan slip gaji karyawan. Terintegrasi dengan akuntansi untuk jurnal otomatis.
Fitur Utama:
- Setup komponen gaji (tetap & variabel)
- Proses payroll bulanan
- Kasbon/pinjaman karyawan
- Cetak slip gaji
- Laporan payroll dan pajak
Setup Komponen Gaji
Jenis Komponen
Komponen gaji dibagi menjadi:
1. Penghasilan Tetap:
- Gaji Pokok
- Tunjangan Tetap (Transport, Makan, Jabatan)
- Tunjangan Keluarga
2. Penghasilan Tidak Tetap:
- Lembur
- Bonus
- Insentif
- Komisi
3. Potongan:
- BPJS Kesehatan
- BPJS Ketenagakerjaan
- PPh 21
- Kasbon
- Potongan Lain-lain
Menambah Komponen Gaji
- Buka Master → Komponen Gaji
- Klik Baru (F1)
- Isi data:
- Kode: Kode komponen (misal: GP, TT, LBR)
- Nama: Nama komponen
- Tipe: Penghasilan / Potongan
- Sifat: Tetap / Tidak Tetap
- Formula: Rumus perhitungan (opsional)
- Akun: Akun untuk jurnal
- Kena Pajak: Ya/Tidak untuk PPh 21
- Klik Simpan
Gambar: Master Komponen Gaji
Contoh Setup
Gaji Pokok (GP):
- Tipe: Penghasilan
- Sifat: Tetap
- Kena Pajak: Ya
- Akun: 5201. Beban Gaji
Lembur (LBR):
- Tipe: Penghasilan
- Sifat: Tidak Tetap
- Formula: Jam_Lembur × Tarif_Lembur
- Kena Pajak: Ya
BPJS Kesehatan (BPJSK):
- Tipe: Potongan
- Formula: 1% × Gaji_Pokok
- Kena Pajak: Tidak
Setup Gaji Karyawan
Mengatur Gaji Per Karyawan
- Buka Master → Karyawan
- Pilih karyawan
- Klik Edit (F2)
- Tab Gaji atau Payroll:
- Gaji Pokok: Jumlah gaji pokok
- Tunjangan Tetap: Tambah komponen tunjangan
- Pilih komponen
- Input jumlah
- Potongan Tetap: Tambah potongan rutin
- BPJS, dll
- Klik Simpan
Gambar: Setup gaji karyawan
Template Gaji Jabatan
Untuk memudahkan, buat template per jabatan:
Contoh Template Kasir:
- Gaji Pokok: Rp 4.500.000
- Tunjangan Transport: Rp 500.000
- Tunjangan Makan: Rp 400.000
- BPJS Kesehatan: 1% GP
- BPJS TK: 2% GP
Saat tambah karyawan baru dengan jabatan Kasir, auto-apply template ini.
Proses Payroll Bulanan
Langkah Proses Gaji
1. Persiapan Data:
- Update absensi karyawan
- Input lembur (jika ada)
- Input bonus/insentif
- Input potongan lain-lain
- Update kasbon yang dipotong
2. Generate Slip Gaji:
- Buka menu Proses Payroll atau Slip Gaji
- Klik Baru (F1)
- Pilih Periode: Bulan & Tahun gaji
- Klik Generate atau Hitung Gaji
- Sistem akan:
- Ambil data gaji karyawan aktif
- Hitung komponen tetap
- Ambil data lembur/bonus periode ini
- Hitung potongan (BPJS, PPh 21, kasbon)
- Hitung take home pay
Gambar: Generate slip gaji bulanan
3. Review & Koreksi:
- Cek slip gaji satu per satu
- Edit manual jika ada yang salah
- Tambah komponen ad-hoc jika perlu
4. Approval:
- Submit untuk approval (jika ada workflow)
- Manager/HRD review
- Approve
5. Posting:
- Klik Post atau Bayar Gaji
- Pilih Tanggal Bayar
- Pilih Akun Bank/Kas untuk pembayaran
- Sistem akan:
- Catat pembayaran
- Buat jurnal otomatis:
- Debit: Beban Gaji (per komponen)
- Kredit: Bank/Kas
- Kurangi saldo kasbon jika ada potongan kasbon
- Klik Simpan
Gambar: Posting pembayaran gaji
Slip Gaji
Cetak Slip Gaji
Setelah posting:
- Buka Slip Gaji untuk periode tersebut
- Pilih karyawan
- Klik Print (F6)
- Slip gaji menampilkan:
- Data karyawan (nama, NIK, jabatan, dept)
- Periode gaji
- Rincian penghasilan
- Rincian potongan
- Total take home pay
- Terbilang
Gambar: Contoh slip gaji
Distribusi:
- Print fisik untuk karyawan
- Atau email PDF (jika fitur tersedia)
- Atau tampilkan di portal karyawan
Kasbon / Pinjaman Karyawan
Entry Kasbon Baru
- Buka menu Kasbon Karyawan atau Employee Loan
- Klik Baru (F1)
- Isi data:
- Karyawan: Pilih karyawan
- Tanggal: Tanggal kasbon
- Jumlah Kasbon: Total pinjaman
- Jenis: Potong Gaji / Bayar Sendiri
- Cicilan: Jumlah cicilan (bulan)
- Potongan Per Bulan: Auto-calculate atau manual
- Mulai Potong: Bulan mulai dipotong
- Keterangan: Keperluan kasbon
- Klik Simpan
Efek Entry Kasbon:
- Saldo kasbon karyawan bertambah
- Jurnal:
- Debit: Piutang Kasbon Karyawan
- Kredit: Kas
Gambar: Form kasbon karyawan
Potongan Kasbon Otomatis
Saat proses payroll:
- Sistem ambil data kasbon yang jatuh tempo
- Auto-tambah ke potongan slip gaji
- Saldo kasbon berkurang
- Jurnal saat posting gaji:
- Debit: Beban Gaji (gross)
- Kredit: Bank (net setelah potongan)
- Kredit: Piutang Kasbon (potongan kasbon)
Pelunasan Kasbon Manual
Jika karyawan bayar langsung (bukan potong gaji):
- Buka data kasbon
- Klik Bayar atau Cicil
- Input Jumlah Bayar
- Pilih Tanggal dan Akun Kas
- Klik Simpan
Lembur
Entry Lembur
- Buka menu Lembur atau Overtime
- Klik Baru (F1)
- Pilih Periode: Bulan lembur
- Tambah data lembur per karyawan:
- Karyawan
- Tanggal
- Jam Mulai - Jam Selesai
- Total Jam
- Tarif/Jam (dari setup atau manual)
- Total: Auto-calculate
- Klik Simpan
Saat proses payroll, sistem ambil data lembur periode tersebut untuk ditambahkan ke slip gaji.
Gambar: Entry data lembur
Sesuai UU Ketenagakerjaan:
- Hari kerja: 1,5x upah sejam
- Libur: 2x upah sejam
- Libur nasional: 3x upah sejam Setup tarif otomatis di master komponen lembur.
Bonus & Insentif
Entry Bonus
Untuk bonus tidak rutin (THR, bonus tahunan, dll):
- Buka menu Bonus atau Incentive
- Klik Baru (F1)
- Pilih Periode: Kapan bonus masuk slip gaji
- Jenis Bonus: THR, Bonus Kinerja, dll
- Tambah per karyawan:
- Karyawan
- Jumlah Bonus
- Atau Bulk Entry: Bonus untuk semua karyawan
- Klik Simpan
Saat generate slip gaji periode tersebut, bonus otomatis masuk.
Laporan Payroll
Akses dari menu Laporan → Payroll:
Laporan Gaji:
- Rekap Gaji Bulanan - Total per komponen
- Slip Gaji Per Karyawan
- Perbandingan Gaji (bulan ke bulan)
Laporan Kasbon:
- Saldo Kasbon Per Karyawan
- History Kasbon & Pelunasan
- Kasbon Jatuh Tempo
Laporan Lembur:
- Rekap Lembur Per Karyawan
- Lembur Per Departemen
Laporan Pajak:
- Rekap PPh 21 Bulanan
- Bukti Potong PPh 21 (1721-A1)
- SPT Masa PPh 21
Analisis:
- Rasio Gaji Terhadap Pendapatan
- Produktivitas Per Karyawan
Gambar: Rekap gaji bulanan
PPh 21 (Pajak Penghasilan)
Perhitungan PPh 21
Verto bisa auto-calculate PPh 21:
Setup:
- Master → Pengaturan Pajak
- Input:
- PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) per status
- Tarif pajak progresif
- Pada master karyawan, set:
- NPWP
- Status PTKP: TK/0, K/0, K/1, dll
Perhitungan: Saat proses payroll:
- Hitung penghasilan bruto tahunan
- Kurangi PTKP sesuai status
- Hitung pajak terutang dengan tarif progresif
- PPh 21 per bulan = Pajak Tahunan / 12
- Potong dari gaji
Jurnal PPh 21:
- Debit: Beban Gaji (gross termasuk PPh)
- Kredit: Bank (net setelah PPh)
- Kredit: Hutang PPh 21 (PPh yang dipotong)
Saat bayar ke kantor pajak:
- Debit: Hutang PPh 21
- Kredit: Bank
Tips & Best Practices
- Jadwal Tetap: Bayar gaji di tanggal yang sama setiap bulan
- Rekonsiliasi: Cek total gaji dengan saldo bank sebelum transfer
- Backup Slip: Simpan semua slip gaji dalam PDF untuk arsip
- Privacy: Jaga kerahasiaan data gaji karyawan
- Update Peraturan: Follow perubahan UU Ketenagakerjaan dan pajak
- Absensi Akurat: Integrasikan dengan sistem absensi untuk data akurat
Troubleshooting
Gaji Salah Hitung:
- Cek komponen gaji di master karyawan
- Review formula komponen
- Pastikan data lembur/bonus sudah ter-input
PPh 21 Tidak Sesuai:
- Cek PTKP di setup pajak
- Pastikan status PTKP karyawan benar
- Review komponen yang kena pajak vs tidak
Kasbon Tidak Terpotong:
- Cek tanggal mulai potong kasbon
- Pastikan periode payroll sudah lewat tanggal mulai potong
- Cek status kasbon (aktif atau lunas)
Next Steps
- Modul Akuntansi - Jurnal gaji otomatis
- Master Data - Setup karyawan dan komponen gaji
- Month-End Closing - Include payroll dalam tutup buku