Workflow: Pembelian ke Penerimaan Barang
Panduan lengkap proses pembelian dari PO hingga pembayaran supplier.
Overview
Workflow pembelian mencakup:
- Membuat Purchase Order (PO)
- Terima barang dari supplier
- Verifikasi faktur
- Pembayaran hutang supplier
Langkah 1: Membuat Purchase Order
Kapan Membuat PO
- Stok barang menipis (di bawah minimum stok)
- Ada pesanan customer yang perlu di-backorder
- Rencana pembelian rutin (mingguan/bulanan)
Proses Buat PO
- Cari dan buka Purchase Order atau PO dari main form
- Klik Baru (F1)
- Isi header PO:
- Tanggal: Tanggal PO dibuat
- Supplier: Pilih supplier
- Gudang Tujuan: Gudang untuk terima barang
- Term of Payment: Tunai/Credit/COD
- Expected Date: Perkiraan barang datang
Tambah Item Pesanan
-
Di grid item, tambah produk yang dipesan:
- Produk: Pilih dari master barang
- Qty: Jumlah yang dipesan
- Satuan: Pilih satuan pembelian
- Harga: Harga beli per satuan
- Diskon: % atau Rp (jika ada)
- Subtotal: Auto-calculate
-
Tambah catatan jika perlu (kolom Keterangan)
Finalisasi PO
- Cek total di footer
- PPN: Centang jika supplier PKP (kena PPN 11%)
- Klik Simpan (F4)
- PO tersimpan dengan status Outstanding
- Print PO untuk dikirim ke supplier (email/fax/WA)
Gambar: Form Purchase Order
Untuk pembelian kecil/urgent tanpa PO:
- Langsung buat Faktur Pembelian
- Skip tahap PO
- Stok langsung masuk saat save
Langkah 2: Terima Barang dari Supplier
Proses Penerimaan Barang
- Saat barang datang, cari dan buka Terima Barang dari main form
- Klik Baru (F1)
- Isi header:
- Tanggal: Tanggal barang diterima
- Supplier: Pilih supplier
- Gudang: Gudang penerima
Link ke PO (jika ada)
- Klik tombol Pilih PO atau Select PO
- Akan muncul daftar PO outstanding dari supplier tersebut
- Centang PO yang barangnya datang
- Item dari PO otomatis masuk ke grid
Verifikasi Barang
-
Cek fisik barang yang datang:
- Qty Diterima: Sesuai atau tidak dengan PO?
- Kondisi: Baik/rusak?
- Expired Date: Cek untuk produk makanan/obat
-
Edit qty di grid jika qty terima ≠ qty PO:
- Kolom Qty PO: Qty asli di PO
- Kolom Qty Terima: Qty yang benar-benar datang
- Selisih akan jadi Outstanding PO
Simpan Penerimaan
- Klik Simpan
- Stok bertambah di gudang sesuai qty terima
- PO status berubah:
- Closed jika semua item sudah diterima penuh
- Partial jika masih ada outstanding
Gambar: Form terima barang
Penerimaan barang bisa dilakukan sebelum faktur diterima. Stok masuk dulu, faktur diinput belakangan.
Langkah 3: Input Faktur Pembelian
Kapan Input Faktur
- Setelah faktur fisik/email dari supplier diterima
- Bisa bersamaan dengan terima barang atau belakangan
Proses Input Faktur
- Cari dan buka Faktur Pembelian atau Pembelian dari main form
- Klik Baru (F1)
- Isi header:
- Tanggal: Tanggal faktur supplier
- No Faktur: Nomor faktur dari supplier
- Supplier: Pilih supplier
- Gudang: Gudang tujuan
Link ke Penerimaan Barang
- Klik tombol Pilih Terima Barang atau Select Receipt
- Centang penerimaan yang mau difakturkan
- Item otomatis masuk ke grid
Verifikasi Faktur
-
Bandingkan dengan faktur fisik:
- Qty: Sesuai?
- Harga: Sesuai? (jika beda, edit harga)
- PPN: Cek apakah dikenakan PPN
- Total: Cocok dengan faktur supplier?
-
Jika ada biaya tambahan (ongkir, dll):
- Tambah baris baru
- Produk: Pilih "Biaya Kirim" atau item Non Stok
- Harga: Nominal biaya
Update Harga Modal
-
Checkbox "Update Harga Modal":
- ✅ Centang: Harga modal produk diupdate ke harga beli ini
- ☐ Tidak centang: Harga modal tetap
-
Pilih Mode Margin (jika auto-update harga jual):
- Manual: Harga jual tidak berubah
- Persen (%): Harga jual = harga modal + margin %
- Rupiah (Rp): Harga jual = harga modal + margin Rp
Simpan Faktur
-
Isi Jumlah Pembayaran:
- Jika bayar penuh: isi = total faktur
- Jika bayar sebagian: isi < total faktur
- Jika belum bayar: kosongkan atau isi 0
-
Pilih Metode Pembayaran: Kas/Bank (jika ada pembayaran)
-
Klik Simpan
-
Jika pembayaran < total: selisih jadi Hutang Supplier
Gambar: Form faktur pembelian
Jika update harga modal untuk produk yang sudah pernah terjual, lakukan Rekalkulasi HPP untuk menyesuaikan nilai persediaan.
Langkah 4: Pembayaran Hutang Supplier
Cek Hutang Outstanding
- Cari dan buka Bayar Hutang atau Hutang Supplier dari main form
- Pilih Supplier
- Akan tampil list faktur yang belum lunas
Proses Pembayaran
- Centang faktur yang akan dibayar (bisa multiple)
- Jumlah Bayar otomatis terisi total faktur yang dicentang
- Edit manual jumlah bayar untuk pembayaran partial
- Isi:
- Tanggal Bayar: Tanggal transfer/bayar
- Akun Kas: Kas/Bank yang dipakai bayar
- No Ref: Nomor transfer/cek (opsional)
- Klik Simpan
Efek Pembayaran
- Hutang berkurang sejumlah yang dibayar
- Saldo kas/bank berkurang
- Jurnal pembayaran otomatis terbuat
- Status faktur berubah Lunas jika dibayar penuh
Gambar: Form bayar hutang supplier
Workflow Lengkap: Timeline
Day 1: Buat PO → Print → Kirim ke Supplier
↓
Day 3: Barang datang → Terima Barang → Stok masuk
↓
Day 3: Faktur diterima → Input Faktur → Hutang tercatat
↓ (Term: Net 30)
Day 33: Jatuh tempo → Bayar Hutang → Transfer ke Supplier
Tips & Best Practices
Purchase Order:
- Buat PO untuk pembelian rutin agar track-able
- Gunakan expected date untuk monitor supplier performance
- Review outstanding PO secara berkala
Penerimaan Barang:
- Cek fisik sebelum tanda terima
- Foto barang rusak untuk klaim ke supplier
- Input segera agar stok update real-time
Faktur Pembelian:
- Simpan softcopy faktur di folder terorganisir
- Match faktur dengan PO dan receipt
- Update harga modal jika ada perubahan signifikan
Pembayaran:
- Bayar tepat waktu untuk relationship baik
- Manfaatkan diskon early payment jika ada
- Track cash flow untuk atur jadwal bayar
Rekalkulasi:
- Lakukan rekalkulasi HPP jika:
- Update harga modal signifikan
- Setelah import data massal
- Ada selisih di laporan laba rugi
Troubleshooting
PO Tidak Bisa Diedit:
- Sudah ada receipt atau faktur yang terhubung
- Buat PO baru atau edit di receipt/faktur
Stok Tidak Masuk:
- Cek apakah sudah klik Simpan
- Cek checkbox "Non Stok" - jika centang, tidak akan masuk stok
- Cek gudang tujuan
Harga Modal Tidak Terupdate:
- Cek checkbox "Update Harga Modal" di faktur
- Jalankan Rekalkulasi HPP manual
Hutang Tidak Muncul:
- Cek jumlah pembayaran di faktur
- Jika dibayar penuh, tidak ada hutang
Next Steps
- Workflow: Daily Sales - Alur penjualan harian
- Workflow: Month-End Closing - Proses tutup buku
- Modul Pembelian - Detail fitur pembelian